in

6 Pengertian Guru Versi Milenialis

Hallo gaes,

Udah pada tahu kan, kalau setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru? Millenialis mau ngucapin dulu ah buat para guru-guru kece se-Indonesia. Selamat Hari Guru Bapak Ibu Guruu. Yeeeeay.

Nah, sebenarnya guru itu siapa sih gaes? Sespesial apa sampai mendapat julukan pahlawan tanpa tanda jasa? Berikut beberapa pengertian guru yang bakal diungkap sama milenialis.

1. Berat

Berasal dari bahasa sansekerta गुरू yang berarti guru, tetapi arti secara harfiahnya adalah berat. So, secara nggak langsung menggambarkan bahwa profesi (tugas) guru itu berat ya gaes. Jadi bagaimanapun karakter guru kita, mari kita hormati bersama.

2. Digugu lan ditiru (lan = dan)

Berasal dari bahasa jawa. Digugu berarti dipedulikan. Yang mana setiap perkataan guru hukumnya wajib untuk didengarkan. Masalah beda pendapat, itu belakangan ya gaes. Ditiru berarti di teladani. Yang mana setiap guru memiliki kewajiban untuk selalu menjadi suri tauladan bagi murid-muridnya.

3. Orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Bisa difahami bahwa semua orang yang profesinya mengajar adalah guru. Termasuk mbak-mbak mas-mas PPL di sekolah kali yaa

4. Pemandu spiritual atau kejiwaan murid-muridnya

Perspektif Agama Hindu, Bundha, Sikh. Dalam agama islam guru spiritual seringkali mendapat julukan kyai/ ustadz.

5. Orang yang memfasilitasi proses peralihan ilmu pengetahuan dari sumber belajar ke peserta didik. (Chusnul Khotimah, 2008). Wiiih keren! Kalau begitu, semua orang dalam hidup yang berhasil mentransfer ilmu pengetahuan ke dalam diri adalah guru. Termasuk bocah atau siapapun yang seringkali terpandang lebih cupu.

6. Setiap orang yang bertugas dan berwenang dalam dunia pendidikan dan pengajaran pada lembaga pendidikan formal. Guru sekolah dasar adalah guru yang mengajar dan mengelola administrasi di sekolah itu. Untuk melaksanakan tugasnya prinsip-prinsip tentang tingkah laku yang diinginkan dan diharapkan dari semua situasi pendidikan adalah berjiwa Pancasila. Berilmu pengetahuan dan keterampilan dalam menyampaikan serta dapat dipertanggungjawabkan secara didaktis dan metodis. Sebagai profesi, guru memenuhi ciri atau karakteristik yang melekat pada guru, yaitu: a. Memiliki fungsi dan signifikasi sosial bagi masyarakat, dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. b. Menurut ketrampilan tertentu yang diperoleh melalui proses pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan. c. Memiliki kompetensi yang didukung oleh suatu disiplin ilmu tertentu (a sytenatic bady of knowledge). d. Memiliki kode etik yang dijadikan sebagai satu pedoman perilaku anggota beserta saksi yang jelas dan tegas terhadap pelanggaran kode eti tersebut. e. Sebagai konsekwensi dari layanan dan prestasi yang diberikan kepada masyarakat, maka anggota profesi secara perorangan atau kelompok berhak memperoleh imbalan finansial atau material. (Drs. Moh. Uzer Usman, 1996)

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Kuy bagikan :)

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

2 Comments

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Euforia Maulid Nabi Muhammad Saw

Manipulasi Sejarah Muhammadiyah?