Salatiga — Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, melaksanakan berbagai program yang berfokus pada edukasi lingkungan, kesehatan, dan partisipasi sosial masyarakat. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui program multidisiplin yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Kelurahan Kauman Kidul.

Salah satu program multidisiplin yang dilaksanakan mengangkat tema “Mengolah Sampah Organik dengan Komposter Galon” yang mendukung SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Program ini bertujuan untuk mengenalkan alternatif pengelolaan sampah organik rumah tangga yang sederhana dan dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Melalui pemanfaatan galon bekas sebagai komposter, masyarakat diperkenalkan pada cara mengolah sampah organik sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang sekaligus memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak digunakan.

Sebagai pendukung kegiatan edukasi, mahasiswa menghasilkan infografis mengenai pengolahan sampah organik dengan komposter galon. Infografis tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan dapat diakses melalui kode QR. Pembuatan dan penerjemahan media edukasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Carissa Shafa Maulidya, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Sastra Inggris, dalam menerapkan kemampuan kebahasaan sekaligus mendukung penyebarluasan informasi mengenai pengelolaan sampah.

Program multidisiplin selanjutnya mengangkat tema “Pencegahan DBD melalui Pengendalian Jentik dan Spray Anti-nyamuk” yang sejalan dengan SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Program ini berfokus pada edukasi mengenai pentingnya pengendalian jentik nyamuk sebagai salah satu upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain pengendalian jentik, kegiatan juga memperkenalkan pembuatan dan pemanfaatan spray anti-nyamuk berbahan serai sebagai bagian dari upaya pengendalian vektor nyamuk di lingkungan masyarakat.

Untuk memperkuat penyampaian informasi, mahasiswa menyusun infografis edukatif mengenai pencegahan DBD, pengendalian jentik, dan spray anti-nyamuk. Materi tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan dilengkapi dengan kode QR yang memungkinkan masyarakat mengakses materi edukasi secara lebih praktis. Media tersebut diharapkan dapat mendukung penyebaran informasi kesehatan sekaligus menjadi salah satu bentuk edukasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat setelah kegiatan KKN berakhir.

Selain pelaksanaan program multidisiplin, KKN Tim II Universitas Diponegoro juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Kelurahan Kauman Kidul. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, mahasiswa terlibat sebagai panitia sekaligus membantu dokumentasi berbagai rangkaian kegiatan yang diselenggarakan bersama masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi lomba voli, berbagai perlombaan untuk anak-anak, jalan sehat, serta malam tirakatan. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat Kelurahan Kauman Kidul.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN Tim II Universitas Diponegoro berupaya mengintegrasikan penerapan ilmu dan keterampilan mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat. Program pengelolaan sampah dan pencegahan DBD menjadi bentuk kontribusi dalam bidang lingkungan dan kesehatan, sementara keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan turut memperkuat hubungan serta partisipasi mahasiswa bersama warga selama pelaksanaan KKN di Kelurahan Kauman Kidul.

Editor: Salman
Gambar: Dokumentasi KKN UNDIP Desa Kauman Kidul