Sudah belajar mengenai trigonometri dan aritmatika?

Di tulisan ini, penulis mencoba untuk membahas hal-hal yang semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian, khususnya untuk memotivasi teman-teman untuk selalu melakukan kebaikan sekecil apapun itu. Kita mulai dari pertanyaan pernahkah kalian memperhatikan bagaimana segitiga itu terbentuk? Sadarkah kalian jika segitiga itu terbentuk dari sudut yang kecil?

Di sekolah kita dulu, baik di SD, SMP maupun SMA pasti kita diajarkan tentang trigonometri, tentang sudut-sudut, tentang segitiga. Di luar alam matematika kita bisa kaitkan pembahasan mengenai sudut-sudut itu dengan bagaimana perubahan kecil bisa mempunyai dampak besar. Dari satu derajat (1┬░ ) sebuah sudut akan terbentuk sebuah segitiga yang mungkin kecil, namun jika kita tarik terus menerus garis itu maka yang akan kita lihat adalah sebuah segitiga besar, dan jika kita terus menariknya maka mungkin saja segitiga yang terbentuk adalah segitiga raksasa. Did you get the point?

Okay, let me tell you this. Manusia hidup di antara pilihan-pilihan. Ada pilihan untuk berbuat baik, ada pilihan untuk berbuat buruk. Ketika manusia berbuat baik sekecil apapun itu, pengaruhnya pasti akan baik untuk dirinya dan untuk orang disekitarnya, begitu pula sebaliknya. Sekecil apapun hal yang kita lakukan, akan mempunyai dampak bagi diri kita maupun orang lain. Semakin sering kita berbuat baik, dampaknya tentu akan semakin besar, bisa saja orang yang terkena dampak perbuatan kita merasa terinspirasi dan mengikuti apa yang kita lakukan, dan hal itu akan terus menular. Kebaikan kecil yang dilakukan secara rutin akan menjadi sebuah kebiasaan, sebuah kebiasaan baik akan membentuk pribadi yang baik, pribadi yang baik akan membentuk lingkungan yang baik, lingkungan yang baik dapat menjadi wadah untuk perbuatan baik lainnya. Lalu, hubungannya dengan sudut, mengapa sudut? Mengapa segitiga? Mengapa trigonometri? Jika kita pahami lebih dalam, sebuah sudut yang sekecil itu bisa membuat segitiga yang besar, dengan luas yang besar pula. So, think about that!

Jika masih belum tergambar jelas bagaimana itu bisa merubahmu menjadi lebih baik. Maka cobalah belajar aritmatika melalui efek domino. Apabila kita menyusun domino dari mulai ukuran 2 cm kemudian di urutan kedua kita tempatkan domino berukuran 1,5 kali domino pertama dan seterusnya hingga 100 domino dengan rasio ukuran yang sama, apa yang akan terjadi? Yap, apabila domino pertama kita jatuhkan, maka domino terakhir mungkin saja akan dapat menghancurkan rumahmu. 

Selain itu, ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa dengan hanya melipat kertas kita bisa sampai ke luar angkasa. Itu bukan saya yang ngomong loh ya, peneliti, inget peneliti. Peneliti itu orang yang sudah ahli, pokoknya orang pinter deh. Gak percaya? Coba aja googling sendiri. Saya cuma mau bilang, kalo mau berbuat sesuatu jangan setengah-setengah, nanti hasilnya juga setengah. 

Sekecil apapun usahamu hari ini, pada akhirnya akan membawamu pada hasil yang besar. Sekecil apapun perubahan yang terjadi pada hari ini akan membawa kepada perubahan besar. Dan sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan pada hari ini akan berdampak besar pada hari esok. Udah gitu aja, tulisannya buat besok lagi. Soalnya lagi belajar menerapkan isi tulisan ini, biar jadi penulis beneran kayak Raditya Dika heuheuheu. Ups, sedikit lagi, kalau kalian mau mulai menerapkan apa yang sudah kalian baca, coba satu dulu, nggak usah banyak-banyak. Misalnya, bangun pagi jam 5 pagi, atau nabung 2 ribu sehari. Intinya konsisten ya teman-teman!

Editor: Ciqa

Gambar: Pexels