Salah satu syarat wajib puasa Ramadhan itu kan baligh, tanda baligh pada perempuan itu keluarnya darah haid, sedangkan pada pria itu keluarnya air mani, mimpi basah atau ihtilam. Meskipun anak belum baligh, belum wajib untuk berpuasa Ramadhan.

Akan tetapi, orang tua harus melatih anaknya untuk berpuasa sejak dini, agar ketika sudah baligh, dan wajib puasa Ramadhan, itu tidak kaget. Berikut ini lima tips melatih anak untuk berpuasa:

Menjelaskan kepada Anak Apa Itu Berpuasa

Yang pertama adalah menjelaskan hakikat puasa, dalam hal ini khususnya orang tua itu harus menjelaskan kepada anaknya apa sih yang dimaksud dengan puas, tujuan berpuasa, manfaatnya, dan lain sebagainya. Kalau misalkan orang tidak bisa menjelaskan, maka bisa meminta bantuan kepada orang yang lebih mengetahui, misalnya guru ngaji.

Kalau kita lihat di desa desa, sangat mudah ditemui anak yang berusia 4 tahun itu sudah puasa full sebulan penuh saat Ramadhan. Itu karena dorongan dari orang tua, guru ngaji itu kuat.

Menciptakan Lingkungan yang Menyenangkan

Tips berikutnya yang kedua adalah menciptakan lingkungan yang menyenangkan. Anak kecil itu kan masih mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitarnya. Jadi arahkan anak dengan teman yang juga berpuasa.

Saya pernah ditanya oleh anak kecil, suatu ketika anak kecil tersebut melihat orang dewasa yang berkewajiban puasa tetapi tidak puasa, dan ia pun bertanya “Kok itu udah gede nggak puasa sih, masa saya yang kecil harus puasa, mau batalkan puasa saja lah,” ujar anak kecil tersebut. Untungnya saya dapat mencegah anak tersebut untuk membatalkan puasa.

Cara lainnya menciptakan lingkungan yang menyenangkan adalah dengan kegiatan keagamaan seperti tadarus, pengajian selain itu juga, kegiatan lain seperti jalan pagi, ngabuburit, buka bersama, dan sebagainya.

Jangan Ada Paksaan terhadap Anak dalam Urusan Berpuasa

Kemudian tips yang ketiga adalah jangan ada paksaan, jadi kan ini melatih anak untuk berpuasa. Jadi misalkan anak kecil tersebut jam 12 siang ingin berbuka, ya biarkan saja. Jangan dipaksakan sampai Adzan Maghrib.

Selain itu juga jangan menuntut anak kecil untuk berpuasa sebulan penuh, kalau misalkan sering bolong bolong ya jangan dimarahi, namanya juga latihan toh.

Memberikan Pujian

Berikutnya tips yang kelima adalah memberikan pujian. Misalnya si A usia 6 tahun berpuasa hanya sampai jam 12 siang, maka sebagai orang tua ya memuji “Wiih adek hebat banget, anak Sholeh.” Jangan malah membandingkan dengan anak tetangga, “Nanggung banget, puasa apaaan utuh. Lihat tuh si A puasanya full. Masa kamu kalah sih.” Jangan seperti itu, sudah sepantasnya mengapresiasi bukan malah menyalahkan atau membandingkan.

Memberikan Reward

Cara yang kelima yaitu memberikan reward atau hadiah, baik berupa baju, uang, mainan atau yang lainnya. Misalnya kalau puasa setengah hari dapat 10 ribu, kalau satu hari 20 ribu. Selain itu juga harus diperhatikan adalah menu sahur, dan menu berbuka agar empat sehat lima sempurna. Sehingga anak-anak menjalani puasa dengan penuh semangat, tidak lemas.

Itulah lima tips untuk melatih anak berpuasa, semoga tips di atas bisa bermanfaat, selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Editor: Nawa

Gambar: Nikita.id