“The philosophy of the rich and the poor is this: the rich invest their money and spend what is left. The poor spend their money and invest what is left.”

 – Buku: Rich Dad Poor Dad.

Istilah investasi tentunya sudah sering kita dengar di kehidupan kita sehari-hari, mungkin lewat tayangan televisi, berita di koran, atau media sosial. Investasi adalah suatu istilah ekonomi yang berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan dapat mendatangkan keuntungan di masa depan.

Bisa dibilang artikel ini adalah artikel lanjutan dari artikel milik Nabhan Mudrik Alyaum yang berjudul ‘Tips Hidup Hemat Ini Bisa Kamu Mulai dari Sekarang!’. Kalau teman-teman sudah berhasil menerapkan tips berhemat yang ada dalam artikel tersebut secara konsisten, mulai bisa mengatur keuangan dan sudah mengisi post dana darurat, bisa banget nih memulai investasi.

Tapi pertanyaan yang muncul sekarang adalah ‘mulai dari mana ya?’ Cek dulu 3 langkah awal untuk memulai investasi berikut ya!

1. Tentukan Tujuan Keuangan

Langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan keuangan kita.  Ya, karena sebenarnya investasi hanyalah sebuah alat atau kendaraan yang akan mengantarkan kita ke tempat tujuan.  Jadi sebelum memulai investasi teman-teman harus punya angan-angan/impian yang akan dicapai. Tujuan ini bisa macam-macam ya, dan setiap orang pasti punya capaian yang berbeda.

Biasanya, tujuan keuangan ini dibagi menjadi dua, yang pertama tujuan jangka pendek, yaitu sesuatu yang akan kita capai dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun, contohnya seperti biaya menikah 3 tahun lagi, atau biaya uang muka rumah. Yang kedua, tujuan jangka panjang, yaitu tujuan yang akan kita capai dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun, seperti biaya pensiun, biaya kuliah anak kita mendatang, dll.

Nah  kalau kita sudah tahu jelas tujuan kita, maka kita bisa mulai merencanakan dengan matang dan terarah progress investasi kita, instrument apa yang harus kita pakai dan berapa tahun kita harus berinvestasi, jadi tidak mudah tergiur investasi abal-abal yang menawarkan keuntungan besar namun tidak jelas asal-usulnya.  Seperti kata Pak Warren Buffet di bawah:

“You don’t need to be a rocket scientist. Investing is not a game where the guy with the 160 IQ beats the guy with 130 IQ.”

Kenali Instrument Investasi

Langkah kedua yang bisa teman-teman lakukan untuk memulai investasi adalah mengenali berbagai macam instrument investasi. Ada banyak sekali instrument investasi, mulai dari reksadana, saham, emas, property dan lain-lain.

Karena investasi ini memiliki banyak instrument, dan setiap instrument memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, maka teman-teman bisa mulai mempelajarinya sedikit demi sedikit. Toh sekarang sudah banyak sekali media yang bisa kamu gunakan untuk mempelajari suatu hal yang baru dengan ponsel pintarmu, dimana pun dan kapan pu kamu mau.

Daripada waktumu habis hanya untuk scrolling twitter atau instagram tanpa tujuan, mending buat mendengarkan podcast atau konten youtube tentang instrument investasi bukan? 

Nah, kalau sudah tahu macam-macam instrumentnya teman-teman bisa mulai melirik instrument mana yang sekiranya cocok untuk mewujudkan tujuan keuangan impian teman-teman, bisa mulai dari instrument yang paling teman-teman mengerti ya!

Just do it!

Langkah selanjutnya yang harus teman-teman lakukan untuk memulai investasi adalah just do it. Setelah menentukan tujuan keuangan dan menemukan instrument yang sekiranya cocok, maka tahap selanjutnya adalah melakukannya.

Seperti yang kita sering dengar, bahwa sesuatu hal yang terbaik adalah apa yang kita mulai. Karena semakin cepat kita memulainya maka peluang keuntungan dan kesuksesan yang kita dapat akan semakin besar. Jadi, hindari terlalu banyak berfikir tanpa melakukan aksi.

Karena di era digital ini lagi-lagi banyak kemajuan teknologi yang memberikan kita kemudahan, sudah banyak aplikasi mobile pintar yang bisa teman-teman gunakan untuk berinvestasi, dan pastinya sudah diawasi dan diberi izin resmi dari OJK. Nominal transaksinya pun cocok untuk kantong kita para milenial, jadi tunggu apa lagi?  Just do it, guys!