Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan Haflah Takharruj Siswa Kelas VI Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di UNISA Convention Hall, Yogyakarta, pada Minggu (10/5). Ini menjadi sebuah momen bersejarah yang menjadi penutup abad pertama perjalanan lulusan Mu’allimin, karena wisuda kali ini merupakan kelulusan bagi angkatan siswa Mu’allimin ke-100 dengan jumlah wisudawan terbanyak, yakni 268 siswa.
Namun, angkatan ke-100 tidak hanya menunjukkan keunggulan secara kuantitas, tetapi juga menonjol secara kualitas. Hal ini karena angkatan ini memperoleh 396 prestasi tingkat nasional ataupun internasional.
“Alhamdulillah pada angkatan ke-100 ini tidak hanya jumlah santrinya yang paling banyak kita lepaskan, tapi juga prestasinya. Ada kalau tidak salah 396 prestasi dari angkatan ini, dan itu dari tingkat nasional sampai internasional”, ujar Dr. Lailan Arqam, Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta saat ditemui tim Milenialis.id.


Dalam Haflah Takharruj Siswa Kelas VI Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta kali ini juga hadir sederet tokoh; Fajar Riza ul Haq, Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah, Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, dan Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Prestasi Nasional dan Keagamaan
Sebagai institusi pendidikan tingkat menengah, tentu penting bagi Mu’allimin untuk bisa mempersiapkan lulusannya untuk bisa melanjutkan pendidikan di institusi terbaik. Dalam wisuda kali ini, sebanyak 41% siswa sudah lolos di PTN melalui jalur SNBP.
Prestasi-prestasi nasional tersebut menunjukkan bahwa Mu’allimin bisa mempersiapkan kader-kadernya untuk bisa menempuh pendidikan tinggi di institusi terbaik.
“Kami bersyukur bahwa kali ini 41% siswa kita sudah lolos di PTN pada jalur SNBP kemarin. Ini artinya, Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta bisa mempersiapkan siswa-siswanya untuk bisa menempuh pendidikan tinggi di institusi terbaik sejak awal”, terang Lailan.
Tak hanya prestasi akademik, Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta juga menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat kepada siswanya. Hal ini tercermin dari 40 lulusan yang mendapatkan penghargaan tahfidz, karena berhasil menghafalkan Al-Qur’an secara mutqin.
“Selain tentunya denganperolehan prestasi yang banyak tadi, madrasah juga menyiapkan, membekali para siswa dengan nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan dan tentunya bekal Al-Qur’an. Bahkan, tahun ini ada 14 siswa yang berhasil menghafalkan Al-qur’an secara mutqin”, ujar Lailan.

Prestasi Internasional
Tidak hanya menunjukkan capaian di level nasional, wisuda angkatan ke-100 juga menorehkan prestasi pada tingkat internasional. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah 6 santri yang berhasil diterima pada 50 perguruan tinggi terbaik dunia, diantaranya adalah University of Toronto, Monash University, Nanyang Technological University, University of Western Australia, dan Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College.
Bahkan, salah satu siswa bernama Muhammad Mirza Jamaluddin memperoleh letter of acceptance dari lima universitas luar negeri sekaligus. Tidak hanya di kampus-kampus dalam negeri, lulusan angkatan ke-100 juga berhasil menembus kampus-kampus top dunia.

Capaian ini menunjukkan semakin terbukanya akses lulusan Mu’allimin terhadap pendidikan global. Tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, siswa Mu’allimin juga mulai menunjukkan kapasitasnya dalam kompetisi pendidikan internasional.
Pemimpin Bangsa Berwawasan Global
Momentum wisuda angkatan ke-100 ini juga menandai adanya transformasi dalam sistem pendidikan Mu’allimin. Angkatan ini menjadi angkatan pertama yang lulus dengan kurikulum internasional dan pembelajaran berbasis digital.
“Alhamdulillah ini menjadi sejarah baik dan progresif yah bagi Mu’allimin, bahwa angkatan ke-100 ini adaalh angkatan pertama yang sudah melewati pembelajaran menggukan kurikulum internasional dan juga berbasis teknologi digital”, pungkas Lailan.
Berbagai capaian pada angkatan ke-100 ini menunjukkan komitmen Mu’allimin untuk terus berkembang dalam menjawab tantangan zaman. Dengan memadukan keunggulan akademik, wawasan global, penguasaan teknologi, dan nilai-nilai keislaman, Mu’allimin meneguhkan perannya sebagai sekolah calon pemimpin bangsa yang mampu mencetak generasi unggul, progresif, dan adaptif terhadap perubahan tanpa kehilangan jati diri keislaman. (Salman)
Foto: Tino/Humas Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta

Comments