Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Bali Periode 2024 – 2026 resmi menyelesaikan perjalanannya dengan melaksanakan Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) XIX yang menggagas tema “Raksa Pelajar Muhammadiyah di Pulau Dewata”. Acara yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali ini menjadi momentum bagi pelajar-pelajar Muhammadiyah di Bali untuk merumuskan dan menentukan arah gerakan PW IPM Bali di periode mendatang, sekaligus memilih ketua PW IPM Bali yang baru.

Kegiatan MUSYWIL XIX PW IPM Bali dihadiri oleh Wakil Ketua PW Muhammadiyah Bali, Ketua PW ‘Aisyiyah Bali, dan Ketua Umum PP IPM. Sambutan pertama dibuka oleh M. Ardiansyah Pratama, Ketua Umum PW IPM Bali 2024 -2026 yang sebentar lagi akan menuntaskan tugasnya. Berikutnya sambutan dilanjutkan oleh Danny Rahmat Muharrom, Ketua PP IPM 2026 – 2028, dibuka dengan pantun yang sederhana dan menggembirakan. Danny dalam sambutannya memberikan pesan kepada musyawirin bahwa “ber-musywil itu adalah momentum untuk menyibukkan diri kita, momentum untuk mengembangkan ide dan gagasan kita. Ini tentu menjadi sebuah ekosistem yang baru, bagaimana kita membentuk generasi pelajar yang beradab, memiliki daya kritis, inovatif, dan tentu juga harus berdaya. Upaya ini untuk menjaga eksistensi gerakan, dengan ber-musywil maka gerakan kita ini berjalan”.

Wakil Ketua PW Muhammadiyah Bali, Bapak Drs. M. Barhiman turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara Musywil XIX PW IPM Bali secara resmi. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa tema “Raksa Pelajar Muhammadiyah di Pulau Dewata” harus membawa aksi, bukan hanya berhenti pada narasi. Merawat kader dengan keteguhan ideologi, akhlak, dan moral menjadi hal penting supaya tidak mudah terpengaruh dengan situasi.

Berbagai pleno hadir mengisi kegiatan Musywil XIX PW IPM Bali selama tiga hari. Antusias dari musyawirin yang dihadiri oleh Pimpinan Daerah IPM se-Bali sebagai peserta penuh dan Pimpinan Ranting IPM se-Bali sebagai penggembira ini juga menghasilkan 9 nama formatur tetap, diantaranya M. Rafly Al-Baihaqi, Nashwan Daffa Raihanza, Ijlal Aldin, Tri Anggun Lutfia, Yuni Safitri, Raja’ Fat-Han Abdullah, M. Naufal Hilmy, Moh. Wahyu Isnan, dan Nana Maulidya. Keputusan dari rapat formatur menghasilkan nama M. Rafly Al-Baihaqi sebagai Ketua Umum, didampingi Yuni Safitri sebagai Sekretaris Umum, dan Rahmania Lulu Maulida sebagai Bendahara Umum PW IPM Bali periode 2026 – 2028.