Di bulan Syawal, kita dituntun untuk beribadah puasa sunah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu puasa Syawal. Ibadah yang satu ini dilaksanakan selama 6 hari dengan cara berturut-turut ataupun tidak berturut-turut.

Namun di tengah masyarakat, puasa Syawal sering kali diabaikan atau tidak menjadi ibadah prioritas setelah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Tidak sedikit masyarakat yang masih menyepelekan atau bahkan tidak mengetahui keutamaan ibadah yang satu ini dan menganggap 6 hari itu berat.

Manusia sifatnya lalai, dan kelalaian itulah yang akan membuatnya terperangkap ke dalam suatu penyesalan di penghujung waktu. Berbagai ibadah sering kali terlewat mulai dari wajib hingga yang sunnah. Sebagian dari kita hanya mengutamakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan yang hukumnya wajib. Maka, selepas bulan suci Ramadan usai, sebagian orang membiarkan bulan Syawal berlalu begitu saja dan membuang waktunya dengan sia-sia.

Agar puasa Syawal tidak terlewat, ada baiknya kita mencari tahu tentang ilmu dari amalan itu sendiri dan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai karena pengetahuan kita yang kurang mumpuni tentang hukum suatu ibadah, kita sampai tidak mengerjakannya. Sebab, waktu yang kita miliki suatu hari nanti akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Keutamaan Puasa di Bulan Syawal

1. Menyempurnakan Ibadah

Ibadah yang satu ini memiliki manfaat sebagai penutup ibadah wajib kita di bulan suci Ramadan. Maka, dengan menjalankan ibadah puasa ini dengan benar sesuai aturan, puasa wajib di bulan Ramadan kita akan sempurna.

2. Mendapat Pertolongan Rasulullah

Puasa syawal merupakan sunah muakkad atau sunah yang anjurka, Jika kita mengerjakannya maka kita akan mendapat pertolongan rasulullah di akhirat nanti karena telah mengikuti sunah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

3. Tanda Peningkatan Iman Kepada Allah Swt

Puasa Syawal diyakini adalah tanda peningkatan iman, jika orang yang mengerjakan amalan ini selama 6 hari imannya bisa dikatakan meningkat dari hari-hari sebelumnya.

4. Ganjaran Pahala 10 Kali Lipat

Mengerjakan puasa Syawal selama 6 hari akan mendapatkan pahala berlipat ganda yaitu ganjaran 10 kali lipat dari puasaa sunah lainnya. Hal ini telah dijelaskan dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub yang berbunyi,

Barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas ‘Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat.”

Adapun niat yang harus dilafalkan ketika ingin mengerjakan puasa Syawal.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى‎

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Begitu banyak manfaat yang kita dapat jika kita mengerjakan puasa Syawal sesuai dengan aturannya dan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Dengan jangka waktu yang panjang, kita hanya diperintahkan untuk mengerjakannya selama 6 hari saja, semestinya itu sangat mudah dilaksanakan, karena kita sudah terlatih menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan selama 30 hari lamanya.

Semoga kita adalah manusia yang terus mencari dalam hal ilmu dunia maupun akhirat, agar waktu kita terpakai dengan baik. Yuk, maksimalkan beberapa hari terakhir bulan Syawal ini untuk menyelesaikan ibadah satu ini!